Review Bandara Yogyakarta Internasional yang Baru

Related Articles

Halo semuanya, kembali lagi ke review wisata ya! Kali ini saya akan bahas soal bandara yogyakarta internasional yang baru. Sebenarnya apa saja sih yang spesial dari bandara tersebut? Nah ayo kita bahas bersama!

Video Singkat Review Bandara Yogyakarta

Saya sudah membuat video singkat. Kurang dari 30 detik, tentang Bandara Yogyakarta. Coba deh kamu tonton sampai habis, setelah itu kamu bisa lanjut baca artikel ini sampai habis!

Sudah? Kalau sudah ayo lanjut ke bahasan berikutnya!

Fasilitas Bandara Internasional Yogyakarta

Sebagai sebuah bandara internasional, tentu saja bandara ini sudah semestinya memiliki fasilitas internasional. Apa saja yang bandara siapkan sebagai kualitas internasionalnya? Ini dia:

  1. Dua gate penerbangan internasional
  2. Tiga gate penerbangan domestik
  3. Kursi yang bisa charging
  4. Pusat souvenir
  5. Tenant untuk makanan dan minuman
  6. Pameran Lukisan dan Seni
  7. Tempat bermain anak-anak

Merasa terlalu sedikit? Ya memang benar. Karena tidak ada yang begitu spesial dari bandara internasional ini.

Kelebihan dan Kekurangan Bandara Yogyakarta

Kelebihan dan kekurangan yang saya tulis ini bersifat subjektif ya! Semua orang bebas untuk setuju atau tidak.

Kelebihan 

  1. Dekat dengan pantai selatan, ini adalah pemandangan TOP yang bisa kamu nikmati ketika mendarat di YIA
  2. Juga dekat dengan perbukitan menoreh. Ini yang menjadi kombo mantap dari pemandangan YIA, saat kamu datang ataupun mendarat
  3. Saat di terminal kamu bisa melihat laut selatan dengan lepas, ini seperti berada di lounge VIP
  4. Suasana tenang dan nyaman, mungkin karena khas Yogyakarta, di satu sisi selama pandemi aktivitas penerbangan juga berkurang
  5. Akses transportasi umum terjangkau sudah cukup banyak, seperti DAMRI, Kereta Bandara, dan Bus

Kekurangan

  1. Penerangan minim. Bisa dibilang banyak lorong yang seharusnya indah, jadi menyeramkan karena penerangan minim
  2. Tenant masih sedikit. Padahal ini adalah bandara internasional. Seharusnya tenant di dalam terminal juga diperbanyak
  3. Jauh dari pusat kota, sehingga biaya transportasi alternatif cukup mahal (misal online hailing)

Kesimpulan

Saya sebenarnya berharap banyak kettika mendarat di Yogyakarta. Misalnya, seperti ketika saya mendarat di Bali, saya akan mencium aroma wangi dupa yang menyambut. Patung-patung bernilai seni khas Bali yang bisa saya pandang.

Semoga pemerintah setempat bisa memerhatikan hal-hal yang membuat wisatawan terkesan bahkan sejak mendaratnya. Ataupun sekedar mengenang ketika mereka meninggalkan Yogyakarta.

More on this topic

Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

11 − one =

Advertisment

Popular stories