Aku Maunya Mie, Tapi Kenapa Malah Masak Nasi Goreng?

Related Articles

Percayalah, ketika kamu ingin sesuatu, turuti itu.

Bukannya memanjakan ya, tapi.. Kalau kita keseringan menahan diri, kita akan makin jauh dari apa yang kita inginkan. Ya nggak sih?

Semua bermula ketika aku dan pacarku berdebat soal makan malam.

“Mau makan apa?” tanya pacarku.

“Aku mau mie kuah.” jawabku.

“Nggak. Nggak boleh.” larang pacarku. Aku kesal. “Jangan sering-sering makan mie.” Minggu itu kami baru makan mie sekali sih. Tapi selalu berakhir dengan sakit tenggorokan akibat micin.

Ya maksudnya baik. Tapi kejadian di akhir adalah bagian dari refleksi.

Akhirnya kami memutuskan untuk makan nasi goreng. Karena terlalu lapar, aku memutuskan untuk memasak nasi goreng. Selain itu, nasi gorengku lebih enak dari pada buatan pacarku.

Benar. Selesai masak nasi goreng. Kami berdua makan dengan lahap. Aku bahkan nambah dua kali. Proud of me.

Tapi masalah tiba kira-kira satu jam setelah makan.

More on this topic

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

four × five =

Advertisment

Popular stories